Sabtu, Oktober 11, 2008

(gob) B L O G

Tetap nge-post sambil merasa yakin akan dilihat
Tetap ngedit sambil merasa yakin akan dikomentari
Tetap nge-blog sambil tak perduli akan dilihat dan dikomentari

Rabu, Oktober 08, 2008

malasnya..

lazy
dizzy
crazy

ukh.......

Senin, Agustus 18, 2008

s|h|e



Shadows crawling. Diz rage trapped in a hollow soul
Can't find d' way coz it was taken
Can't cross d' darkness coz the light was broken
Who are they, flyin' on the wind o' hope?
Who am I, rollin' d' eyes seekin' for dope?
I saw a dust, wondering how came it looked so bright
My hand; really wanted to grab it tight
The dust; just disappear out of my sight

______fiuh

BOCAH

Anak-anak kecil itu;
Kebebasan mereka membuatku iri

Sabtu, Juli 26, 2008

orang

Ibu bilang aku orang Islam

Bapak bilang aku orang Sunda

Dosen Pancasila bilang aku orang Indonesia

Kawanku bilang aku orang utan

Jika begitu terbatasnya pengertian orang

Lebih baik aku jadi manusia saja.

Dari Kontak Jodoh, SMS Selebritis, Sampai Ilmu Ghaib

Hooaaammm....lucu juga ngeliat fenomena komersialisme-global sekarang ini. Pengusaha-pengusaha berotak duit itu memang cerdas dalam urusan mengkomersilkan segala hal. Mereka paling jago dalam melihat apa yang sedang hangat di masyarakat dan menjadikannya bagian dari industri.

Saia jadi inget, ada temen saia yang kerja di layanan jasa sms semacem itu. Salah satu jasa yang ditawarkannya ialah ramalan zodiak. Ternyata, sang peramal zodiak di perusahaan itu cuma ngarang-ngawur dalam membuat ramalannya. Ini jelas sebuah penipuan. Tapi yang saia heran..ada aja orang yang menggunakan jasa tersebut (stupid morron!)

Sekarang ini jasa sms semacam di atas banyak banget ragamnya. Dari mulai media kenalan dan cari pacar, pembagian software game handphone, sms selebritis, sampai ramalan dukun juga bisa. Saia gak tau harus gimana nanggepin hal ini...mungkin temen-temen ada yang mau bantu?

Joged Dangdut

Beberapa hari lalu saia liat infotainment di salah satu tv swasta di Indonesia. Topiknya waktu itu soal pencekalan joget dangdut yang oleh beberapa kelompok masyarakat dinilai "erotis". Setau saia persoalan ini udah muncul beberapa bulan lalu, saia gak tau apa sebabnya tiba-tiba infotainment ngangkat topik ini lagi.

Salah satu penyanyi yang ikut bicara waktu itu ialah Julia Perez. Ada salah satu ungkapan dia yang cukup menarik buat saia. Kurang lebih dia bilang gini, "Kenapa cuma dangdut yang dicekal? sementara musik-musik lain yang bahkan sempat menimbulkan kematian tidak digubris sama sekali"

Apakah dangdut memang terdiskriminasi?

Saia bukan penggemar dangdut, bukan juga orang yang suka mengekploitasi erotisme (walaupun koleksi bokep gw banyak hehe...) tapi omongan si Juve itu cukup biking saia terkesan dan simpati juga.

Saia mau nanya sama kalian. Menurut kalian, lebih seksi atau erotis mana jogetnya Inul, Dewi Persik, Trio Macan, dll dengan jogetnya Britney Spears (misalnya di video “Toxic” atau “I’m a slave for you”), atau Cristina Aguilera (misalnya di video clip “Dirty”)?

Kalo si Juve bohay itu ngerasa terdiskriminasi, saia rasa pikiran dia itu ada benernya juga. Banyak banget erotisme n sensualitas yang setiap hari ditawarkan media massa, terutama dari artis-artis luar negri (Amerika bisa dibliang biangnya). Kalo kalian gak percaya, coba aja seharian nonton Mtv. Tapi sepertinya hal itu belum pernah dipersoalkan oleh masyarakat kita. Seandainya pun pernah, saia rasa gak seheboh seperti bagaimana mereka mempersoalkan dangdut.

Memang, media yang mereka miliki berbeda. Si Inul lebih sering tampil langsung di depan masyarakat lewat panggung, sementara si Britney Cuma nongol di TV doank. Tapi kalau kita bicara masalah efek, apakah ada yang bisa menjamin bahwa gak ada cowok yang ereksi melihat sensualitas yang ditawarkan si Britney?

So guys..gimana menurut kalian?